Tampilkan postingan dengan label Perpustakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perpustakaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Maret 2015

Pelajaran

Kulliyat al-Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pondok Pabelan
Ujian Praktik Bahasa Indonesia
Waktu : 120 menit efektif (30-31 Maret 2015)
Tahun Pelajaran 2014/1015

1.       Buatlah karangan deskripsi berdasarkan tabel berikut.
Kriteria penilaian (a) kemenarikan judul dan sudut pandang penulis, (b) pembukaan yang memikat, dan (c) kalimat yang mengalir sesuai data, dan (d) penutup yang menyimpulkan.
Jumlah Santri Pabelan Tahun Pelajaran 2014/2015
Berdasarkan Asal  Daerah/Konsul dan Kelas/Tingkatan
Kelas
Asal Daerah/Konsul
Jumlah
Pabelan
Kedu
Semarang
Batavia
Sumatera
East
VII
21
36
13
9
6
13
98
VIII
17
34
16
12
9
20
108
IX
8
21
13
11
4
7
64
Takhasus
0
5
5
5
2
8
25
X
17
19
10
7
4
6
63
XI
9
10
8
7
6
6
46
XII
10
14
7
5
5
12
53
Jumlah
92
139
72
56
36
72
457

2.       Tulis kembali dan sesuaikan dengan EYD tiga paragraf biografi ringkas atas tiga orang tokoh berikut ini!
Kriteria penilaian (a) kesesuaian penulisan kalimat, kata dengan Ejaan Yang Disempurnakan, dan (b) penulisan tanda-baca: titik, koma, titik-koma, tanda-kutip, garis-bawah, dll. sesuai EYD.
kh drs ahmad mustofa sh lahir di magelang 8 agustus 1944 adalah pimpinan umum pondok pesantren pabelan merupakan satu satunya adik kandung kh hamam dja’far pendidikannya setelah selesai dari sr muntilan i tahun 1957 lalu melanjutkan di madrasah mu’allimin muhammadiyah yogyakarta hingga tamat tahun 1963 kemudian mengikuti kuliah di fakultas syariah iain yogyakarta (lulus 1971) serta kuliah pula di fakultas hukum universitas muhammadiyah yogyakarta (lulus 1991) selain aktif berkegiatan di dalam pondok pesantren pabelan juga menjadi hakim di pengadilan agama magelang (1976-1982) ketua pengadilan agama (pa) kebumen kendal dan kota mungkid (1982 2002) serta hakim tinggi di pengadilan tinggi agama yogyakarta (2002 2008) suami dari hj nunun nuki aminten alumnus pondok pesantren pabelan dan bapak dari lima orang anak yakni ririn suni amarini (wafat masih kecil) muhammad adi sunata (27) muhammad rosyid budiman (24) muhammad citradi (20) serta yang bungsu muhammad ciptadi (16)
kh ahmad najib amin lahir di magelang 27 juli 1966 adalah salah satu pimpinan pondok pesantren pabelan merupakan anak pertama pasangan kh hamam dja’far dengan rr djuhanah rofiah dari dua bersaudara pendidikannya lulus dari sd pabelan i 1979 kmi pondok pesantren pabelan 1985 kemudian kmi pondok modern gontor 1986 serta tahun 1987-1991 sempat mengikuti kuliah di fakultas tarbiyah universitas cokroaminoto yogyakarta (ucy) pengalaman organisasinya sebagai sekretaris pramuka cabang magelang 1984-1985 wakil kepala madrasah tsanawiyah pondok pabelan 1991-1993 kemudian pada tahun-tahun selanjutnya sudah sebagai pimpinan pondok pesantren pabelan pengalaman luar negerinya pada tahun 1982 sebagai ketua regu indonesia dalam international islamic jamboree di doha qatar tahun 1985 sebagai petugas pramugara haji indonesia di saudi arabia tahun 1987 mengikuti kursus pertanian di international institute of rural reconstruction (iirr) philipine tahun 2002 memenuhi undangan dalam kunjungan pimpinan pesantren indonesia di amerika serikat serta tahun 2005 mengikuti studi banding sistem pendidikan di jepang suami dari nurul faizah sag alumnus pondok pesantren pabelan serta bapak dua orang anak yakni zaima bunga wijayanti (14) dan muhammad adil alwi zaim (11)
kh muh balya lahir di magelang 5 desember 1945 adalah salah satu pimpinan pondok pesantren pabelan aseli dari dan tinggal di desa pabelan mungkid kabupaten magelang lulus dari pgan (6 tahun) magelang tahun 1964 pada tahun 1965-1966 menjadi guru di mwb al-wasliyah bandongan magelang tahun 1966-1968 sebagai guru di sdn 1 kota (kodya) magelang kemudian mulai tahun 1968 hingga sekarang ini bertugas secara resmi di pondok pesantren pabelan jabatan awal di pondok pabelan saat itu sebagai sekretaris-lembaga sekaligus sekretaris-pribadi kyai hamam sehingga sering dipandang sebagai orang yang paling dekat dan paling memahami akan kyai setelah kyai hamam wafat tahun 1993 maka beliau termasuk orang yang diberi amanah sebagai salah satu pimpinan pondok pesantren pabelan suami dari hj suswati alumnus pondok pesantren pabelan serta bapak tiga orang anak yakni ahmad faishal se (29) nur afiati sthi spd (26) serta ahmad rais ssos (24)

  

Minggu, 02 Februari 2014

Film

Klik  di www.buronanfilm.com  dan vote untuk judul berikut ini!
Judul                        : Kiai Baru
Logline                    : Kiai kharismatik Hamam Dja’far (1938-1993) yang membenahi pola-kehidupan terbelakang warga desa Pabelan dengan menghidupkan kembali Pondok Pabelan yang diwarisinya. Seberapa kesungguhan dalam mengelola kehidupan ini akan (menentukan) sebesar itu pula tingkat keberhasilannya.
Sinopsis Pendek: Pola kehidupan mayoritas warga desa Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah pada tahun 1960-an sungguh memrihatinkan: miskin, bodoh, dan terbelakang. Namun  dalam kehidupan beragama sebagian elite mereka justru tekun bertasawuf yakni asyik-masyuk beribadah di mesjid atau di rumah karena lari menghindar dari persoalan hidup nyata; hidup duniawi yang lemah. Mereka mengalami disorientasi (disorientation), hidup tanpa arah, tanpa harga-diri, tanpa keterampilan (skill) dan tanpa kemauan-besar menjalani hidup. Ustad Hamam warga Pabelan yang alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mencermatinya dan terpanggil untuk sekaligus dua hal: menguatkan-mengarahkan kehidupan warga desa dan menghidupkan kembali pondok warisan yang telah mati. Dengan bekal kepercayaan masyarakatnya, kepemimpinannya, dan kemampuannya berbahasa Arab serta Inggris maka Ustad Hamam mulai tahun 1965 membaktikan hidupnya untuk beribadah kepada Tuhan secara vertikal dengan menggerakkan pondok sekaligus menggerakkan masyarakatnya secara horisontal. Banyak terobosan dilakukan dan banyak kolega-kenalan diundang ke Pabelan untuk saling-berbagi dalam upaya mulia yang menantang itu. Pasti banyak hambatan bahkan konflik ditemui baik yang berasal dari pondok, masyarakat maupun pemerintah zaman Orde Baru, namun semua itu dinilainya sebagai bumbu dalam perjuangan. Santri Pondok Pabelan awalnya 35 orang pria-wanita semua aseli Pabelan; tahun kedua bertambah yang berasal dari seputaran Magelang, tahun ketiga bertambah lagi dari seputaran Jawa Tengah, demikian seterusnya hingga tercatat tahun 1982 ada 1252 orang santri dari penjuru nusantara. Bersamaan dengan itu penguatan dan pembenahan kehidupan warga desa terus dilakukannya melibatkan segenap pihak terkait dalam bidang apapun. Perjalanan hidupnya pun mengantarkan sampai pada hal-hal yang semula tidak diduga. Tahun 1971 Ustad Hamam terpilih menjadi Petani Teladan Nasional, tahun 1977 Pabelan mendapat penghargaan sebagai Pesantren dengan Keterampilan, tahun 1980 Pondok Pabelan mendapatkan The Aga Khan Award for Architecture dari Lahore Pakistan, juga tahun 1982 mendapatkan Hadiah Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Sebesar kesungguhan dalam mengelola kehidupan akan sebesar itu pula tingkat keberhasilannya.
Pitch                         : Kemenarikan ide cerita film ini, (i) Kisah keterpanggilan seseorang akan hidup dan tanggung-jawabnya atas lingkungan hidup yang memrihatinkan, (ii) Model gerakan baru pondok pesantren karena inklusif dan solutif bagi masyarakatnya, serta (iii) Didasarkan pada fakta sejarah hidup Kiai Hamam Dja’far (1938-1993).
Genre                      : Film dokumenter, film sejarah perjuangan tokoh lokal, Sejarah awal lembaga
Konsep Poster     : Latar pondok-santri, foto kiai dan judul film: “Kiai Baru”
Posisi                       : Produser/sutradara/pemain/penulis-skenario/dll.
Klik  di www.buronanfilm.com  dan vote untuk judul berikut ini!
Judul                        : Cinta (Tak) Sepedas Cabe
Logline                    : Pemuda-petani yang meniti jalan hidup berdasarkan nurani-sederhana di tengah godaan gelimang harta subhat serta kenikmatan berjangka-pendek. Hidup yang berhasil menjadi milik siapapun manusia yang pantang-menyerah.
Sinopsis Pendek: Dekade 1990-an mulai bergulir gerakan baru bidang pertanian terutama melanda di wilayah-wilayah subur negeri ini. Wujud gerakannya bisnis pertanian modern  yang pembedanya dengan biaya tinggi akan menghasilkan panen lebih tinggi lagi; namun dalam jangka panjang akan mematikan tanah-bumi juga meracuni konsumen. Bisnis pertanian modern ini didukung riset canggih negara maju, ditopang modal raksasa dan pasar mencakup banyak negara. Agennya toko pertanian, paketnya aneka bibit terunggul, pupuk terhebat, pestisida paling mujarab dengan metode pertanian tanpa mengenal musim. Janjinya berupa panenan raya, buah-biji paling sempurna, pohon tersubur, daun terlebar karena semua itu dicokok obat-obatan tercanggih dan beracun. Nyaris semua petani tergiur kecuali yang berpikir-ulang,  bernurani peka, berformat jangka-panjang serta yang terkendala untuk ikut. Ada kelas juragan, ada petani, ada penggarap, ada pekerja, ada bakul, ada konsumen. Juragan Suryadi secara total terjun di bisnis pertanian modern ini. Menyewa lahan milik masyarakat luas untuk selama 2-3 tahun dia serius menanam cabe. Ada Haris dan Bambang yang menjadi pekerja kepercayaannya sudah 5-6 tahun ikut di samping pekerja-harian yang puluhan orang. Anak semata wayangnya, Wiwik Andriani ternyata memilih kuliah di Fikes jurusan Kebidanan, bukan pertanian atau ekonomi seperti harapannya. Siapa yang kelak meneruskan usaha Suryadi? Haris yang cermat bertani tampaknya ingin mandiri bertani secara organik. Bambang yang materialistis lebih mudah dipengaruhi, tetapi Suryadi ragu apakah dia mampu. Ternyata Wiwik memendam cinta kepada Haris, namun Haris lebih sreg-leluasa menjalin cinta dengan teman SD-nya, Endang Suryaningsih. Bagaimana kelanjutan cinta Wiwik? Bagaimana kelanjutan usaha Suryadi? Bagaimana pula prospek usaha pertanian organik yang diidealkan oleh Haris? Benarkah bahwa hidup berhasil adalah milik siapapun yang pantang-menyerah?
Pitch                         : Kemenarikan ide cerita film ini, (i) Kisah keterpanggilan seseorang akan hidup dan tanggung jawabnya atas lingkungan hidup pertanian memrihatinkan yang digelutinya, (ii) Didasarkan pada fakta dan isyu lingkungan hidup pro-kontra antara sistem pertanian-serakah modern dengan pola pertanian-organik kontekstual
Genre                      : Film fiksi remaja, perjuangan hidup
Konsep Poster     : Tanaman-pohon cabe, profil empat anak muda (dua lelaki dua perempuan), dengan judul film: “Cinta (Tak) Sepedas Cabe”
Posisi                       : Produser/sutradara/pemain/penulis-skenario/dll.



Jumat, 29 November 2013

Doa aneka permohonan

Doa Aneka Permohonan

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ . بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ للهِ رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ  .وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ تَبِعَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ * الَّلهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِيْنِى الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى .  وَ أَصْلِحْ لِى دُنْيَايَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشِى .  وَ أَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى إِلَيْهَا مَعَادِى وَ اجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَ اجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِى آخِرَهُ . وَ خَيْرَ عَمَلِى خَوَاتِمَهُ  .وَ خَيْرَ أَيَّامِى يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيْهِ
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِيْشَةً هَنِيْئَةُ وَ مِيْتَةً سَوِيَّةً وَ مَرَدًّا غَيْرَ مُخْزٍى وَلاَ فَاضِحٍ
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَسْأَلَةِ وَ خَيْرَ الدُّعَاءِ وَ خَيْرَ النَّجَاحِ وَ خَيْرَ الْعِلْمِ وَ خَيْرَ الْعَمَلِ وَ خَيْرَ الثَّوَابِ وَ خَيْرَ الْحَيَاةِ وَ خَيْرَ الْمَمَاتِ وَ ثَبِّتْنِى وَ ثَقِّلْ مَوَازِيْنِى وَ حَقِّقْ إِيْمَانِى وَ ارْفَعْ دَرَجَتِى  وَ تَقَبَّلْ صَلاَتِى  وَ اغْفِرْ خَطِيْئَاتِى وَ أَسْأَلُكَ الْعُلاَ مِنَ الْجَنَّةِ
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَ عَزَائِمِ مَغْفِرَتِكَ وَ السَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَ الْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَ النَّجَاةَ مِنَ النَّارِ.
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى الأُمُوْرِ كُلِّهَا وَ أَجِرْنِى مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَ عَذَابِ اْلآخِرَةِ  . اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تُحَوِّلُ به بَيْنَنَا وَ بَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَ مِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهَا جَنَّتَكَ وَ مِنَ الْيَقِيْنِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا  وَ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَ أَبْصَارِنَا وَ قُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَ اجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَ اجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَ انْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَ لاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَا و لاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَ لاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَ لاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا
اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَ لاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَ لاَ دَيْنًا إِلاَّ قَضَيْتَهُ وَ لاَ حَاجَةً مِنْ حَوَائِجِ الدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
ربنا آتنا فى الدنيا حسنة و فى الآخرة حسنة  و قنا عذاب النار
وصلى الله على نبينا محمد و على أله و أصحابه الأخيار و سلم تسليما كثيرا  آمين.



Aku berlindung kepada Allah dari ulah syetan yang terkutuk
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan sarwa sekalian alam
Ya Allah, salawat-salam semoga menetap pada Nabi kita Muhammad
Dan melimpah pada keluarga, sahabat dan segenap pengikut setianya hingga kiamat. Amien.

Ya Allah perbaikilah untukku agamaku, yang menjadi penjaga urusanku
dan perbaikilah untukku duniaku, yang menjadi lahan penghidupanku
dan perbaikilah untukku akhiratku, yang menjadi tempat kembaliku.
Jadikan hidup ini sebagai tambahan bagiku dalam meraih setiap kebaikan
dan jadikan mati kelak sebagai istirahatku dari setiap keburukan

Ya Allah jadikanlah kebaikan pada umurku  hingga pada akhirnya
dan kebaikan pada amalku hingga pada penghabisannya
Dan jadikan kebaikan hari-hariku pada hari saat aku menghadap-Mu

Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu kehidupan yang lapang
kematian yang tenang serta cara kembali yang tanpa kesengsaraan dan tanpa kehinaan

Ya Allah aku mohon kepada-Mu masalah yang baik, harapan yang baik, kesuksessan yang baik,
ilmu yang baik, amal yang baik, balasan yang baik, kehidupan yang baik, dan kematian yang baik.
Kuatkan kedudukanku, beratkan timbangan kebaikanku, luruskan imanku dan angkat derajatku, terimalah permohonanku, ampuni kesalahanku dan kuberharap akan surga-Mu  yang tinggi

Ya Allah aku mohon kepada-Mu rahmat-Mu yang wajib, dan keluasan ampunan-Mu,
Kumohon keselamatan dari setiap dosa, kemanfaatan dari setiap kebaikan dan juga keberuntungan berupa surga serta keselamatan dari siksa neraka
Ya Allah, jadikanlah baik balasan bagi kami atas semua urusan
dan berikan pahala pada kami dari setiap luka dunia dan azab akhirat

Ya Allah berilah kami rasa takut yang mampu mencegah kami dari bermaksiat kepada-Mu
berikan rasa taat kepada-Mu yang mampu mengantarkan kami untuk meraih surga-Mu
berikan kami rasa yakin yang meringankan kami dalam mengatasi musibah-masalah duniawi
anugerahilah kami kenikmatan di dalam pendengaran, penglihatan dan kekuatan-kesempatan
selama Engkau masih hidupkan kami; dan jadikanlah itu semua warisan dari kami.
Ya Allah, balaskanlah untuk kami orang-orang yang menganiaya kami
Dan tolonglah kami guna mengatasi orang-orang yang memusuhi kami
Jangan jadikan musibah pada agama kami, jangan jadikan dunia sebagai harapan besar kami jangan pula (dunia) menjadi puncak ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan berkuasa atas kami
orang-orang yang tiada mengasihi kami

Ya Allah jangan tinggalkan pada kami dosa kecuali Engkau mengampuninya
jangan tinggalkan kami masalah kecuali Engkau berikan jalan keluarnya,
jangan tinggalkan kami utang kecuali Engkau melunasinya,
dan hajat-keinginan dari keinginan duniawi maupun ukhrowi kecuali Engkau mengabulkannya
Wahai Zat yang paling Pengasih

Wahai Tuhan kami, berikan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat
serta jagalah kami dari siksa neraka
Semoga salawat dan salam selalu terlimpah pada Nabi kita Muhammad
keluarga dan para sahabat terpilihnya dengan keselatan yang banyak. Amien.

(Bahasa Jawa)
Kawula nyuwun pangreksa dumateng Gusti Allah saking godhanipun syetan ingkang pun laknati
Kanthi nyebut asmanipun Allah ingkang Maha Mirah tur Maha Asih
Sedaya puji kagunganipun Allah, pangeran sekabehing alam
Duh Gusti mugi salawat-salam kunjuk dateng Nabi kita Muhammad
Lan lumeber dumateng keluarga, sahabat lan sedaya pendherek ingkang mituhu dumugi ing dinten kiamat. Amien.

Duh Gusti, mugi paduka nyaeaken agami kula, ingkang dados landesaning urusan kula
Lan mugi paduka nyaeaken donya kula, ingkang dados panggenan gesang kawula
Lan nyaeaken akhirat kula, ingkang akhirat dados panggenan  wangsul kawula
Lan mugi paduka ndadosaken gesang minangka tambahing kasaenan tumrap kawula
Sarta paduka ndadosaken pejah minangka kendel kula saking sedaya  ingkang awon
Duh Gusti, mugi paduka ndadosaken saening umur kula ngantos wusananing kesempatan kula,
tuwin saening amal kula ngantos pungkasaning amalan, sarta dinten sowan kula dateng paduka dados sak sae-saenipun dinten-dinten kula

Duh Gusti, saestu kula nyuwun dateng paduka gesang ingkang sekeca, tuwin pejah ingkang sae sarta wangsul dateng paduka tanpa sangsara lan mboten nista
Duh Gusti, saestu kula nyuwun dateng paduka masalah ingkang sae, panyuwunan ingkang sae,
sak sae-saenipun ilmu, sarta amal ingkang paling sae, ganjaran paling sae, gesang paling sae,
pejah paling sae; mugi paduka angiyataken kawula, ngawrataken timbangan kesaenan kula,
amujudaken iman kula, ngunggahaken drajat kula, nampi panyuwunan kula, ngapunten sedaya
kalepatan kula sarta kawula nyuwun swarga paduka ingkang paling mulya

Duh Allah, saestu kula nyuwun rahmat ingkang temtu paduka paringaken,
pangapunten ingkang paduka pentingaken sarta wilujeng saking sedaya dosa
lan kabegjan lumebet swarga, tuwin wilujeng saking siksa neraka
Duh Allah, mugi paduka nyaeaken ganjaranipun sedaya urusan kawula sarta milujengaken kawula saking kesusahan kula ing donya tuwin siksaning akhirat

Duh Allah, mugi paduka nganugerahi kawula raos ajrih dateng paduka ingkang nyegah kula saking duraka dumateng paduka, sarta raos taat dateng paduka ingkang ndumugekaken kula lumebet swarga paduka, sarta raos yakin ingkang saged ngentengaken kula saking musibah donya,
sarta mugi paduka paring kenikmatan wonten pamireng kawula,
paningal kawula tuwin kekiyatan kawula sadangunipun paduka paring gesang kawula;
mugi paduka ndadosaken kamenangan kula saking tiyang-tiyang ingkang adamel zalim,
mugi menangaken kawula saking tiyang ingkang mengsahi; sampun ngantos paduka ndadosaken musibah wonten ing agami kula, sampun ngantos paduka ndadosaken donya punika sak ageng-agengipun gegayuhan kula tuwin ungguling ilmu kula, lan sampun ngantos nguwaosi kula
tiyang ingkang mboten tresna dateng kula

Duh Allah, sampun ngantos paduka kendelaken dosa kula sahingga paduka paring pangapunten, mboten paduka paring masalah sahingga paduka icali, mboten paring utang sahingga paduka lunasi sarta paring hajat donya tuwin akhirat sahingga paduka kabulaken,
duh zat ingkang paling welas asih
Duh Pangeran kula, mugi paduka paring kasaenan wonten ing donya tuwin akhirat,
lan mugi milujengaken kula saking siksa neraka. Mugi Allah paring rahmat dateng nabi kita Muhammad lan kawula warganipun tuwin para sahabatipun ingkang pinilih
lan mugi paring kawilujengan ingkang kathah. Amien.



Rabu, 05 September 2012

Psikologi Kognitif (3 SKS)


Magister Studi Islam Program Pascasarjana UMY
Psikologi Kognitif (3 SKS)
Dr. Sugiyanto

Materi Kuliah :
  1. Lingkup kajian psikologi kognitif
  2. Proses kognitif
  3. Persepsi dan atensi
  4. Model memori
  5. Pengetahuan umum: skema
  6. Emosi
  7. Pemahaman bahasa
  8. Produksi bahasa
  9. Pemecahan masalah
  10. Kreativitas
  11. Pengambilan keputusan
  12. Risiko pengambilan keputusan

Tujuan penyajian matakuliah ini agar mahasiswa mampu:
(1)   menjelaskan konsep kognitif disertai contoh penerapannya, dan
(2)   menggunakan konsep kognitif untuk mengkaji masalah pendidikan secara kritis.
Bobot Nilai (a) Ujian 30% dan (b) Laporan studi lapangan 70%
Referensi Utama
Matlin, M. W. 1998. Cognition. Orlando, Florida: Harcout Brace & Company
Parkin, A. J. 2000. Essential Cognitive Psychology. Hove, East Sussex: Psychology Press
Sugiyanto, Ph. D. ; S1 Psikologi UGM; S2 dan S3 Psikologi Industri Human Factors (ergonomika-psikologi kerja) di University of South Dakota Mild West, USA. Kantor tetap UGM FPsi Gedung A Ruang 205 dan atau 210. e-mail: Sugiyanto@Ugm.Ac.Id.        


A. Catatan Kuliah Ahad, 24 Oktober 2004
Apa yang dipelajari psikologi? Perilaku manusia (behavior) meliputi hal-hal :
  • tampak atau overt yang dapat diamati secara langsung
  • tak tampak atau covert yang tidak dapat diamati secara langsung

Pendekatan Psikologi :
  1. Psikodinamika
  2. Perilakuan atau behavioral
  3. Humanistik
  4. Fisiologis, dan
  5. Kognitif
Ad. 1. Psikodinamika, psikoanalisis
  • Perilaku menunjukkan keinginan tak tersadari dan konflik internal
  • Sigmund Freud (Id-Ego-Superego)
  • Contoh: asosiasi bebas untuk melepaskan pikiran tertekan
Ad. 2. Perilakuan, behaviorisme
  • Perilaku adalah aktivitas yang dapat diamati
  • Teori berdasarkan observasi terhadap organisme sederhana
  • John B. Watson: perilaku hewan
  • SR atau StimulusàRespons (Pegawai Negeri)
  • RS atau ResponsàStimulus (Wiraswasta)
Ad. 3. Humanistik, kekuatan ketiga (setelah perilakuan dan psikodinamika)
  • Pengalaman subjektif manusia sebagai makhluk hidup seutuhnya yang bebas memilih dan punya potensi
  •  Dimulai dari Abraham Maslow: studi tentang hierarki kebutuhan manusia
  • Contoh: manusia tak hanya hidup untuk makan, minum dan seks
Ad. 4. Fisiologi-Psikologi
  • Proses biologis mendasari perilaku
  • Asumsi bahwa tiap kejadian psikologis berkaitan dengan kejadian biokimiawi
  • Biokimiawi: dasar komunikasi antara sel syaraf dengan hormon
  • Hippocrates Yunani
  • Contoh: Position Emission Tomogram (PET); scan pada orang agresif-aktif
Ad. 5. Kognitif; Revolusi Kognitif
  • Proses berpikir dan mengetahui
  • Teori berdasarkan proses internal atau proses mental: berpikir, atensi, memori
  • Dimulai oleh Wilhelm Wundt Jerman, studi tentang diri sendiri melalui introspeksi
  • Contoh: alasan yang berbeda-beda terhadap kejadian yang sama

Proses apa yang dipelajari dalam Psikologi Kognitif?
  1. Memperoleh stimulus eksternal (objek yang ditangkap indera: visual, auditori)
  2. Mengubah stimulus menjadi informasi
  3. Menyimpan informasi
  4. Mengolah informasi (berpikir)
  5. Menggunakan informasi

Wujud stimulus eksternal visual bisa sederhana (bentuk, warna RGB) bisa kompleks.
Sejarah Kajian Kognitif :
  • Abad ke-19     Wilhelm Wundt          : introspeksi
                              Herman Ellinghaus      : memakna
                              William James 1890    : principle of psichology
  • Abad ke-20     John Watson               : behaviorisme
                              Gestalt; F. Bartlett
  • Abad ke-21     MIT Boston                : Miller 7+2 unit
                              Noam Chomsky          : psikolinguistik
                              Jean Piaget                  : psikologi perkembangan
     

B. Catatan Kuliah Ahad, 7 November 2004
      Persepsi dan Atensi
      Stimulus                                             Informasi
      * Deteksi ada atau tiada                     * Persepsi
                                                                  * Memberi label (Nama dan atribut)
                                                                  * Label: sederhana atau kompleks
Deteksi: Faktor yang mempengaruhi
  • Sensitivitas Indera      : indera yang sensitif mampu mendeteksi stimulus secara mudah
  • Intensitas Stimulus      : stimulus yang intensif (misalnya kuat) lebih mudaj dideteksi
  • Intensitas Distraktor   : distraktor yang intensif mengganggu deteksi indera
Persepsi: Pengenalan Stimulus dan Pemberian Label
  1. Perbandingan pola utuh          : stimulus dibandingkan satu per satu dengan informasi yang telah dimiliki
  2. Perbandingan per bagian         : bagian stimulus dibandingkan dengan bagian informasi yang telah dimiliki untuk dicari persamaan dan perbedaannya
  3. Perbandingan bagian-keseluruhan : stimulus dianalisis secara komprehensif
  4. Prototipe         : stimulus dibandingkan dengan informasi ideal yang dimiliki


Teori Atensi
  1. Kapasitas Terbatas      : energi tetap seperti sumbat botol
  2. Kapasitas Tak Terbatas : energi dinamis, fleksibel
  3. Pemrosesan Terpisah   : dikontrol dan otomatis
  4. Pemrosesan Integratif : pra-atentif dan fokus/serial
Keterampilan Otomatis
  • melakukan 1 aktivitas yang berlangsung dengan sendirinya
  • melakukan 2 aktivitas (atau lebih) yang berlainan tetapi tidak saling mengganggu

Model Memori
Magnetic Resonance Imaging (MRI) per milidetik
  1. Struktural (Atkinson – Shiffrin) :
  • Memori sensori (beberapa ratus milidetik) hilang
  • Memori jangka pendek, short term memory  (beberapa detik-menit) hilang
  • Memori jangka panjang, long term memory (jam-tahun-puluhan tahun) menetap
  1. Level Pemrosesan (Craik – Lockhart)
  • diproses secara dangkal
  • diproses secara mendalam
  1. Substansi Materi (Tulving)
  • Memori Episodik : kejadian, waktu dan hubungan antarkejadian
  • Memori Semantik-Generik : pengetahuan yang relatif tetap (mis. Sifat benda)
  • Memori Prosedural : cara melakukan sesuatu spt urutan secara rinci
  1. Distribusi Pemrosesan Paralel (Mc Clelland)
  • Suatu stimulus sekaligus mengaktifkan beberapa simpul informasi
Informasi dalam memori jangka panjang (LTM):
  • nama (label-sebutan-atribut)
  • sifat objek
  • spasial (ruang-tempat-lokasi)
  • bahasa: makna
  • nilai dan norma sosial
  • peristiwa
  • keterampilan motorik
Memori jangka panjang (LTM) ini bisa berupa
  • memori episodik,
  • memori semantik dan bisa pula
  • memori prosedural

Pilihan topik laporan studi lapangan :
  1. Perbandingan Persepsi Anak dan Orangtua
  2. Perbandingan Persepsi Siswa SD dan Gurunya
  3. Perbandingan Persepsi Suami dan Isteri tentang Benda Duniawi
  4. Kemampuan Anak untuk Mendeteksi Stimulus Visual yang Kompleks
  5. Kemampuan Siswa SD untuk Mendeteksi Stimulus Suara yang Sederhana
  6. Mekanisme Kognitis Orang yang Berbohong
  7. Memori Orang yang Menyaksikan Kejahatan
  8. Memori Anak tentang Peristiwa Penting yang Pernah Dialaminya Sendiri
  9. Memori Prosedural untuk Menolong Orang Lain dalam Situasi Darurat
  10. Kemampuan Memori Khatib tentang Materi Khutbahnya
     

C. Catatan Kuliah Ahad, 28 November 2004
Faktor penentu akurasi (memori) rendah atau tinggi :
  • konteks memasukkan dan menggunakan informasi: encoding specificity
  • tugas : implisit – eksplisit
  • keahlian : expertise
Model Memori Semantik :
  • Feature Comparison    : Smith
·         defining features (utama: satu/dua)
·         characteristic features (tambahan ciri)
·         contohnya untuk feature comparison adalah teknik verifikasi kalimat berdasarkan response latency (lama waktu mengatakan ya/tidak) dan efek (ukuran kategori: kecil-besar—ikan paus makhluk hidup menyusui; tipikalitas :kekhasan; konteks :priming effects; betul-salah)
  • Jaringan           : Collins, Loftus, Anderson dengan ACT

Radial Diagram
  • Prototip           : Elanor Rosch dengan contoh ideal dan karakteristik prototip adalah: (a) contoh konsep/kategori (b) acuan = referensi (c) direnspons cepat setelah priming (d) pengganti suatu konsep/kategori (e) mempunyai atribut umum paling banyak (f) disebut pertama dalam kalimat (g) cepat dipelajari

Target Diagram



Skema atau Kerangka Berpikir
Skema: Pengetahuan yang bersifat relatif tetap, konsisten, sama dari waktu ke waktu
Macam Skema:
  • Skema Orang, person schema (a) pengetahuan tentang satu orang (b) tak tergantung tempat dan waktu (c) tak tergantung peran orang, dll.
  • Skema Peran role features (a) pengetahuan tentang peran tertentu (b) tak tergantung siapa orangnya (c) tak tergantung waktu
  • Skema Peristiwa event schema (a) pengetahuan tentang peristiwa atau kejadian tertentu (b) tak tergantung siapa orangnya
Proses Pembentukan Skema :
  • Seleksi materi yang konsisten dipisahkan dari yang inkonsisten
  • Abstraksi
  • Inferensi
  • Integrasi

EMOSI : tegang -- rileks
Kasus-kasus Menarik :
  • A mistery in the deep 2000 di Kursk Rusia    : 113 orang dalam kapal-selam mati secara perlahan-lahan. Bagaimana panik dan takutnya mereka?
  • The time traveler 1962+2002 John Glenn Amerika Serikat
Emosi = afeksi = suasana hati = mood. Kemampuan afektif emosi itu mengetahui emosi diri sedangkan kemampuan afektif empati adalah kepedulian terhadap orang lain
Komponen Emosi:
  1. Physiological Arousal : detak jantung bertambah cepat dan berkeringat
  2. Motor Expression        : wajah berubah, anggota tubuh bergerak-gerak
  3. Action Tendency          : memukul dan lari
  4. Conscious Feeling       : senang dan marah
Emosi : Inborn – Learned
Emosi Dasar: Inborn – Warisan Biologis
  • bayi usia beberapa jam menunjukkan emosi yang serupa dengan orang dewasa
  • semua bayi (juga buta, tuli) menunjukkan ekspresi wajah yang sama dalam situasi yang sama
  • bayi usia beberapa minggu mengenali ekspresi wajah bayi lain
  • sejumlah ekspresi emosi serupa pada budaya yang berbeda-beda
Teori Emosi
(1) William James – Lange            : Persepsi à Respons Tubuh à Emosi Terjadi
(2) Cannon – Bard                                    : Persepsi menuju (*) Respons Tubuh (*) Emosi Terjadi
(3) Facial Feedback           : Persepsi à Ekspresi Wajah à Emosi Terjadi
(4) Label Teori      : Persepsi à Respons Tubuh à Otak Melabel à Emosi Terjadi
Emosi sebagai sinyal atau pertanda serta sebagai evaluasi terhadap lingkungan



D. Catatan Kuliah Ahad, 12 Desember 2004

Sandra Scarr, seorang ahli bahasa
Nature-Nurture (Dasar-Ajar)
Periode Sensitif
  • Verbal             : kultural/budaya berupa ucapan atau tulisan
  • Nonverbal       : free culture berupa isyarat (sign language) dan simbol
Pemahaman : yang ditangkap dari ucapan/tulisan orang lain
Produksi       : yang dihasilkan berwujud ucapan/tulisan sendiri

Noam Chomsky : Kompetensi dan Penerapan
  • Chomsky membedakan pengetahuan tentang suatu bahasa dari penggunaannya
  • Kompetensi : pengetahuan seseorang tentang aturan (tatabahasa) al menjelaskan urutan kata-kata dalam suatu kalimat
  • Penerapan : penggunaan bahasa yang benar-benar dilakukan oleh seseorang
Grammar Structure
  • Simple Active Affirmative Sentence, kalimat sederhana yang berupa pernyataan aktif
  • Parsing, mekanisme logis yang digunakan untuk mencegah suatu kalimat ke dalam elemen-elemen. Pak Ali mencium anaknya; maka ada banyak sekali tafsiran lewat penggantian –nya pada kalimat tersebut.

Akuisisi: Pemahaman Bahasa
  • Dasar Bahasa
  • Persepsi Ucapan
  • Proses Membaca (a) gerakan mata : saccadic tanpa kepala bergerak, rentang perseptual, fiksasi-berhenti, regresi-mundur (b) tulisan-bacaan : stimulus terbatas pada huruf, tersebar pada ruang/tempat, terdapat batas antarkata, pembaca dapat mengontrol kecepatan dan pembaca dapat mengulang-ulang
  • Pemahaman Wacana/Diskursus (a) inferensi—pengambilan kesimpulan dan (b) meta komprehensi

Produksi Bahasa
Psikolinguistik mempelajari bagaimana orang belajar dan menggunakan bahasa untuk mengkomunikasikan gagasan
Struktur ‘surface’ : kata yang diucapkan/ditulis ; kembang anglo menyan
Struktur ‘deep’ : makna yang mendasari kata-kata yang diucapkan/ditulis
Transformasi adalah mengubah dari pikiran (LTM) ke dalam tulisan atau ucapan (info ekspresif) ataupun mengubah dari ‘deep’ (keinginan) ke ‘surface’ (pernyataan). Kontekstual

E. Catatan Kuliah Ahad, 26 Desember 2004

Problem Solving
Berpikir :
  • Going beyond the information given
  • Menjelajah di luar lingkup informasi yang diterima
Awal         : Menerima informasi
Tengah      : Proses memanipulasi informasi
Akhir         : Menghasilkan informasi baru
(1)   Penalaran deduktif-induktif (deductive-inductive reasoning). Penalaran deduktif adalah prinsip umum dikenakan pada hal-hal yang khusus; berdasarkan aturan umum diterapkan pada hal-hal konkret. Penalaran induktif adalah dari hal-hal yang khusus diambil kesimpulan umum dan sifatnya generalisasi.
(2)   Pemecahan masalah (problem solving). You want to reach a certain goal, but the path toward that goal is not immediately obvious (Squire, 1992). Berangkat à Hambatanà Tujuan; format tiga hal itulah alur masalah.
Sifat masalah bisa (a) well defined yang dapat dirumuskan dengan jelas sehingga bisa dipecahkan serta (b) ill defined yang tidak dapat dirumuskan secara jelas. Tahap pemecahan masalah terdiri atas empat hal yakni (i) menemukan masalah – saya tak tahu apa yang terjadi pada diri saya… (ii) memahami masalah – bisa merumuskan masalah dengan sudut pandang sendiri entah lewat simbol matematika, daftar rinci, matriks dua dimensi, diagram pohon, grafik waktu, dll.; (iii) mencari banyak alternatif serta (v) menentukan alternatif.
(3)   Pengambilan keputusan (decision making)

Kreativitas ; ability to do something that is both novel and succesfull.
Terdapat empat tahap dalam proses kreatif yakni
  1. persiapan – mempertimbangkan tanpa mendapatkan jawaban
  2. inkubasi – tidak memikirkan masalahnya
  3. iluminasi – pencerahan sebagian ataupun keseluruhan
  4. verifikasi – evaluasi – elaborasi – membuktikan bahwa jawaban itu benar
Soal : bagaimana cara mengevakuasi 3 ekor kambing dan 3 ekor harimau hanya dengan satu buah sampan yang bila tanpa pengawasan manusia tentu harimau akan makan kambing.
Hambatan kreativitas
Potentially each person has the psychic emergtency he needes to lead a creative life.
  • kelelahan karena terlalu banyak tuntutan
  • mudah terganggu – kesulitan melindungi – menyatukan energi
  • malas atau tidak disiplin untuk mengontrol penggunaan energi
  • tidak mengetahui cara menggunakan atau menyalurkan energi
(1)   Set mental – ’mental set’ : cara berpikir terkungkung
(2)   Fungsi tetap – ‘functional fixedness’ – objek mempunyai fungsi tetap
(3)   Masalah kabur – ‘uninsightfull problem’ – masalah tidak mengandung pencerahan
(4)   Masalah latihan – ‘exerciseless’ – otak tidak pernah dilatih dengan sengaja
Memacu Kreativitas
  • mencari satui kejutan baru setiap hari
  • mengejutkan seseorang setiap hari
  • menulis hal-hal yang spontan hinggap di pikiran sesegera mungkin
  • menelusuri hal-hal yang aneh atau luar biasa
Radial Diagram







F.  Catatan Kuliah Ahad, 9 Januari 2005

      Di Amerika Serikat hanya ada satu rekening dan satu alamat telepon yang ditunjuk pemerintah untuk menangani satu bencana nasional. Tidak semua yang sentralistik itu salah yakni untuk keefektifan pengelolaan. Seperti di Indonesia sungguh banyak alamat dan rekening yang semuanya jadi individualistik ataupun lokalistik sehingga tampak nggedabyah pengeloaannya. Kasus bencana gempa-tsunami di NAD pada 26 Desember 2004 yang lalu ini sungguh ironis, serba mesakake; terlalu banyak lembaga yang ingin beribadah tetapi tidak ada satu lembaga yang terpercayai oleh semuanya. Jika misalnya hanya Palang Merah Indonesia (PMI), mungkin lebih teratasi. Wallahu a’lam bis shawab.

Pengambilan Keputusan
  • Memilih untuk melakukan satu tindakan di antara beberapa pilihan tindakan
  • Pilihan tindakan minimal 2, misalnya ya – tidak
Cara Heuristik: cara pengambilan keputusan yang paling besar kemungkinannya mendapatkan hasil yang benar. Misalnya untuk menentukan alamat e-mail, seleksi calon karyawan, menentukan pilihan pekerjaan/profesi, menentukan dokter, bank, dll.

Empat Pengambilan Keputusan Heuristik Klasik, yaitu:
  1. Representativeness – apakah mewakili?
  2. Availability – apakah informasi tersedia?
  3. Framing Effect – apakah penyajian netral ataukah bias?
  4. Anchoring and adjusment – apakah mengikuti patokan? Penyesuaian?
Ad. 1. Representativeness atau “iklan” ditentukan oleh
  • ukuran Sampel : sampel besar lebih representatif dibanding sampel kecil
  • Jumlah Kejadian : kerapkali terjadi lebih representatif dibanding yang jarang terjadi
  • Kombinasi 2, 3 kejadian :tanpa kombinasi kejadian lebih representatif dibandingkan dengan kombinasi
Ad. 2. Availability atau ketersediaan dan kemudahan memperoleh informasi
  • Regency :informasi yang terakhir akan digunakan daripada info lama
  • Familiarity :informasi yang sudah dikenal akan digunakan daripada yang baru dikenal
ad. 3. Framing effect ditentukan oleh dua hal yakni
  • cara penyajian informasi sebagai latar belakang
  • susunan kalimat yang terfokus pada satu hal dan mengabaikan yang lain
ad. 4. Anchoring & adjusment ditentrukan oleh dua hal :
  • pilihan didahului oleh patokan (standar/norma)
  • pengambilan keputusan cenderung menyesuaikan diri dengan patokan
  • (tambahan) perlunya dissenting opinion untuk membuat bandingan
Pengambilan Keputusan

Tingkat Pengambilan Keputusan
  • individual
  • kelompok kecil
  • kelompok besar
Macam Risiko Akibat Keputusan:
  • tanpa risiko
  • berisiko – keputusan kritis – risiko rendah dan risiko tinggi
Perilaku Pengambil keputusan
  • Risk taking behavior                :suka mengambil risiko
  • Risk avoidance behavior         :menghindari risiko
Pengambilan Keputusan Kritis; memilih untuk melakukan sesuatu yang :
  • tanpa dasar informasi yang lengkap dan dapat dipercaya
  • tanpa bisa memprediksi akibatnya secara pasti
  • jika salah ambil keputusan berakibat parah (intensif) berdampak luas (ekstensif)



Groupthink; pengambilan keputusan oleh kelompok kecil  
  • unit analisis adalah kelompok kecil, bukan individu spt presiden, direktur, kepsek
  • kelompok kecil: tim penasihat presiden, dewan direktur, pimpinan sekolah, dll
  • biasanya ada antesenden; sesuatu yang mendahuluinya dengan karakteristik :
(1)   isolasi informasi
(2)   latar belakang ideologi homogen
(3)   kelemahan kepemimpinan objektif
(4)   kelemahan prosedur sistematis
(5)   tekanan eksternal besar
(6)   mengalami dilema moral
akibatnya keputusan tersebut tidak optimal.
Indikator :
  • overestimasi kekuatan kelompok
  • pikiran tertutup (stereotip terhadap out group)
  • tekanan kelompok terhadap anggota kelompok (di antaranya self censorship, sensor terhadap diri sendiri)
Contoh groupthink dan berakhir gagal di antaranya:
(a)    Challanger tahun 1986 : ada informasi yang tidak digunakan; pendapat ahli yang diabaikan dan tidak dipertimbangkan
(b)   Krisis Cuba tahun 1961 : menyerang dan gagal
(c)    Kelompok militer atau kelompok medis diusahakan selalu ada anggotanya yang baru; bukan tim tetap untuk menghindarkan diri dari groupthink tersebut.
Groupthink seringkali tidak optimal karena tidak objektif; upaya untuk mengatasinya adalah dengan usaha-objektif; mengubah kelompok; selalu ada yang baru, dll.